| |
|
|
 |
| |
|
|
 |
| H. Firmandez |
Assalammualaikum Wr Wb
Berbekal keinginan yang kuat untuk membangun ekonomi Aceh dan mengalang kembali kejayaan saudagar Aceh di masa lampau serta dukungan dari semua pihak Kongres Saudagar Aceh Serantau ini dapat kita selenggarakan pada tanggal 27 – 29 Juli di Banda Aceh, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), Indonesia.
Kongres saudagar aceh serantau 2007 ini berangkat dari keinginan kami “generasi baru“ saudagar aceh yang terpanggil untuk mencoba menumbuh-kembangkan kembali semangat kesaudagaran seperti apa yang telah ditunjukkan oleh para senior pada beberapa dasawarsa yang silam.
Terselenggaranya kongres ini atas kerjasama KADIN ACEH dan LPJK-D NAD serta banyak pihak yang concern dengan pembangunan Aceh ke depan seperti Pemerintah Daerah Aceh, Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) NAD-Nias, Bank BPD Aceh, BRI dan stake-holder lainnya yang tidak mungkin. Kami sebutkan namanya satu persatu.
Bapak-bapak/Ibu-ibu peserta kongres yang berbahagia.
Kongres Saudagar Aceh Serantau 2007 ini diikuti oleh lebih kurang 500 orang peserta yang terdiri dari; pengusaha di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, pengusaha asal aceh dari beberapa provinsi lainnya di indonesia dan dari luar negeri seperti Malaysia, Singapura, Thailand, Australia, Amerika dan beberapa negara lainnya. Di samping pengusaha, Kongres Saudagar Aceh Serantau 2007 ini juga dihadiri oleh muspida, tokoh ulama, tokoh masyarakat, dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang ada di Aceh.
Rangkaian acara kongres ini terdiri dari pembukaan dan panel diskusi yang kita laksanakan di gedung AAC Dayan Dawood ini, diharapkan dapat melahirkan rekomendasi kongres sebagai landasan tindak kita dalam menentukan arah kebijakan pembangunan ekonomi aceh sekarang dan masa yang akan datang.
Hari ini adalah hari yang amat bersejarah bagi masyarakat Aceh yang telah lama merindukan suasana dimana para saudagar bertemu dalam majelis yang amat mulia ini. Sungguh sesuatu yang patut kita syukuri dan merupakan rahmat dari Allah SWT bagi kita dalam menyatukan tekad untuk membangun aceh melalui sektor ekonomi.
Ada rasa bangga di hati kami dari generasi muda saudagar ini ketika dapat bertemu dengan para senior diperhelatan yang langka ini, betapa tidak lebih dari empat dasawarsa kita nyaris tak terlibat lagi dalam hiruk-pikuknya perdagangan internasional setelah pernah jaya bahkan sampai kedaratan Eropa pada masa lampau, hal mana disebabkan oleh beberapa faktor seperti dinamika politik dengan negara tertangga pada masa itu dan terjadinya masa transisi pemerintahan di indonesia dari orde lama ke orde baru yang setidaknya telah memberi pengaruh terhadap keberlangsungan tradisi kesaudagaran yang telah terbangun pada masa itu.
Bapak-bapak/Ibu-ibu peserta kongres yang kami muliakan.
Kongres ini diselenggarakan terinspirasi oleh keinginan kami dari "generasi baru“ saudagar untuk mencoba menelisik kembali jejak-jejak para pendahulu dan kalau mungkin dapat mengulangi kejayaan dan kegemilangan yang telah "ayah-ayah“ kami tunjukkan dimasa lampau.
Teriring do’a agar kongres ini sukses dan dapat menjadi langkah awal bangkitnya saudagar Aceh. Kemudian pada kesempatan yang berbahagia ini perkenankan kami mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya atas dukungan semua pihak terutama Gubernur Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam sehingga terselenggaranya Kongres Saudagar Aceh Serantau ini.
Perkenankan pula kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran Bapak Wakil Presiden Republik Indonesia. M. Jusuf kalla yang juga seorang saudagar sukses berasal dari Sulawesi Selatan, dan kita harapkan agar bapak Wakil Presiden berkenan pula secara resmi membuka Kongres Saudagar Aceh Serantau. Demikian sambutan ini, atas segala kekurangan yang mungkin ada kami mohon maaf yang setulusnya.
Billahi taufiq walhidayah, wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. |
| |
|
|
|
| |
|
|
|
|